Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
DolarStagnant menunggu rilis data pekerjaan AS
Monday, 28 April 2025 09:51 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar mengawali perdagangan dengan stabil pada hari Senin karena investor bersiap menghadapi minggu yang penuh dengan data ekonomi yang mungkin memberikan gambaran pertama apakah perang dagang Presiden AS Donald Trump benar-benar berdampak.

Pada 143,57 yen dan $1,1360 per euro, dolar AS, untuk saat ini, telah menemukan pijakan, sementara tetap berada di jalur penurunan bulanan terbesarnya dalam hampir 2-1/2 tahun karena Trump telah mengguncang kepercayaan pada keandalan aset AS [MKTS/GLOB]

Dolar AS turun lebih dari 4% terhadap euro dan yen hingga April, meskipun bangkit pada akhir minggu lalu karena perubahan yang tampak bersifat mendamaikan dalam hubungan AS-Tiongkok.

Minggu lalu kedua belah pihak tampaknya menarik diri dari jurang, dengan pemerintahan Trump mengisyaratkan keterbukaan untuk mengurangi tarif dan Tiongkok membebaskan beberapa impor dari pungutannya sebesar 125%.

Namun, saat Trump bersikeras ada kemajuan, dan bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Xi Jinping, Beijing membantah adanya pembicaraan perdagangan dan pada hari Minggu Menteri Keuangan Scott Bessent tidak mengatakan bahwa pembicaraan tarif sedang berlangsung.

"Babak besar berikutnya di sini adalah apakah semua volatilitas ini telah memengaruhi keputusan di dunia nyata - terutama di pasar kerja AS," kata kepala pasar global ING, Chris Turner.

Hal itu membuat investor menunggu angka pekerjaan AS bulan April, yang akan dirilis pada hari Jumat, di mana perlambatan tajam dalam perekrutan diperkirakan terjadi.

AS juga merilis data produk domestik bruto (PDB) kuartal pertama dan pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve, PCE inti, minggu ini, sementara PDB dan angka inflasi awal juga akan dirilis di Eropa.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS